Tab Kolom

Tampilkan postingan dengan label Abstrak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Abstrak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Januari 2012

Galau sana, Galau sini.


Galau, galau & galau

Kali ini gue akan membahas sedikit tentang Definisi galau, dan contoh galau.
Jika kalian bertanya apakah penulis blog ini sedang galau? jawabannya adalah "mautaubgt?"


Oke disini gue ada tiga pertanyaan yang menurut lo?

  1. Apasih definisi dari kata Galau? Liat Penjelasan gue ya... 
  2. Apakah Galau itu mengerikan? Udah aja liat dulu.....
  3. Galau itu temennya Spongebob kan? bukan, kalau itu Patrick Sobat.
Kalau lo (Ngaku) anak muda, dan lo gatau definisi dari kata galau, atau seenggaknya, lo gapernah denger kata kata galau, berarti lo bisa dianggap kuper. Kemana aja gapernah denger kata galau?!? .Bertapa di gua untuk mendapatkan ilmu sakti? wapak? Mungkin itu adalah jawaban dari aktor aktor film di Indo*iar.\

Kata kata galau memang mulai populer. Entah sejak kapan kata kata itu merasuki sekolah gue, lingkungan sekitar gue, salah gue? salah temen gue? *nahloh

Setelah gue telusur kata kata galau di google, wikipedia & media lainnya. Gue dapat menyimpulkan bahwa galau itu susah buat dijelasin dengan kata kata.
Menurut Kakek Wikipedia, galau berarti 1.ber-ga-lau sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak karuan ( Pikiran ); ke-ga-lau-an n sifat ( keadaan hal ) Galau.

Gue baru tau ternyata  wikipedia punya juga kata galau, wes sob, gaul lu kakek kakek juga.

Daripada lo semua bingung sama penjelasan dari kakek Wikipedia. Lebih baik Lo liat penjelasan gila gue.

Menurut Gue, galau adalah: Pikiran kita lagi kacau, mikirin sesuatu secara berlebihan. 
Atau bisa juga seperti ini: Galau adalah suatu keadaan dimana kita memikirkan suatu hal secara berlebihan, bingung apa yang harus kita lakuin dengan suatu hal tersebut, sehingga menimbulkan efek emosi melabil, pikiran rumet, dan mendadak insomnia ( Bagi orang orang tertentu ).

Sedangkan menurut beberapa temen gue, Galau adalah sebagai berikut:
  •  Aldy Razan Alwafi @Aldyrazan : "Sulit untuk dijelaskan"
  • Fischeta Tasya Ainindiva @tasyainindiva :"Galau ya galau -_- ky rasa sedih, sakit, bingung,  hoping jadi satu"
  • Muthia Prasetia @MuthiaPrasetia :" Hidup segan mati takmau -_-"
  • Faradita Kuswardhana @faraswr :" Merenungkan sesuatu yang bikin perasaan kita sedih"
  • Farah Nadila @farahraradila :" Susah untuk dikatakan tapi bisa dirasakan"
  • Khairunnisaa @chicakhrnsa :" Disaat lo lagi ngerasain masalah yang menurut lo berat, bkin lo kepikiran & gatau cara nyelesain masalah itu/saat lo kehilangan sesuatu yang menurut lo penting"
  • Vidya Fitri Ferdiansyah @Cayosh :" Gelisah, kepikiran sesuatu, gak tenang dah, hatinya ribet"
  • Jauhar Budi D.A @joharbudi :" Galau itu ya.... Membutuhkan sesuatu"
(Nb: Mohon maaf apabila ada penulisan nama & gelar) <-- Berasa surat undangan abis.

Dulunya, gue pikir ( atau emang bener) Galau itu cuma buat masalah cinta-cintaan, kayak habis di putusin sama kekasih, lagi ada masalah ( berantem/musuhan ), atau gara gara pacarlo lebih memilih hewan peliharaannya daripada elo, JENG JENG JENG #Ngenes
Untuk masalah terakhir itu, lo harus introspeksi diri, apakah kelakuan lo lebih buruk dari hewan atau tidak. Atau juga mungkin, pacarlo yang mengalami gangguan jiwa.

Sekarang, galau juga bisa disangkut-pautkan dengan hal hal selain cinta.
Seperti Lo lagi kehabisan shampoo, dan lo terpaksa shampooan pake minyak tanah, alhasil lo jadi galau.
Banyak banget penyebab galau, dari yang bodohnya setengah mampus sampe masuk akal banget.

Tapi, orang yang dikit dikit galau, itu alay. Coba lo bayangin kalau di Twitter, salah satu following lo Nge tweets galau mulu kayak "Aduuh, galau lagi galau lagi" Atau misalkan dia lagi di airport  dan ngetweets "Pesawatnya delay lagi nih, bikin galau ajadeh" Alay banget.

Namun, biasanya orang yang Galau nya udah akut, atau biasa disebut 'Galawers/galauers' itu galau nya gak gitu gitu aja. Para Galawers ini sering membuat puisi, kata-kata, maupun lirik lagu galau. Ada dari kalian yang galawers?

Ayu Ting ting juga sedang mengalami rasa kegalauan yang sangat saat menyanyikan lagu 'Alamat Palsu'
Coba lo liat liriknya yang kurang lebih seperti  ini: " Kekasih tercinta, tak tau dimana, lama tak datang kerumah~". Ya, kurang galau apacoba si Ayu ting ting ini? 

Lagu lagu jaman sekarang juga galau galau banget men, coba aja lo dengerin lagu Ari - Dicintai tuk disakiti.
Sepenggal liriknya kurang lebih seperti ini:" Hanya air mata, dan sesal ku rasa, di depanku kau bercinta" 

Bukan lagu indonesia aja sob, tapi lagu luar negeri juga ada yang bikin pendengarnya galau setengah mati *aiih* Coba dengerin lagunya A Rocket to the moon - Like We Used to. Ceritanya dalam lagu ini itu, si vokalis, yang juga model di video clip ini Diselingkuhin/diduain betapa nyeseknya dia, tapi dia tetep pasrah berkutat dengan nasib. Lo liat aja deh video clipnya biar Lebih jelas.

Gue, ya gue. Termasuk bukan tipe orang yang suka galauin masalah tentang galau yang bisa bikin kita galau berat. Dengan motto gue yaitu "Say No To galau" *Yekan sistaa?  gue makin mantap. (walaupun dalam kenyataannya berbalik 180 derajat) 

Hem, untuk mengusir rasa galau, mari kepalkan tanganmu, angkat tinggi tinggi dan teriakan 
                                "SAY NO TO GALAU"


Salam,
sekian.

Anisa Chibi :3

Jumat, 11 November 2011

You'll Never Write Alone



Entah sejak kapan gue mulai tertarik sama dunia tarik ulur pensil (baca:Menulis). Oh ya, gue inget (Labil Abis). Gue mulai tertarik sejak baca bukunya Raditya Dika yang Judulnya Marmut Merah Jambu, nah ini dia penampakan bukunya



Di Cover ini raditya dika lebih terlihat seperti pengemis cinta

Sejak baca buku pertamanya itu gue mulai 'jatuh cinta' sama novel-novel absurd, awalnya gue bersama nyokap sedang jalan jalan di Gramedia, dan mata gue terhipnotis oleh buku ini, tampil di jajaran Best seller(s) nomer 2 pada saat itu, tapi gue masih biasa aja, gue menganggap palingan buku itu adalah buku tentang ternak marmut, huh. Untuk apa gue kesini? yang jelas bukan untuk membeli beras, kawan. Gue kesini buat cari cari buku pelajaran sekalian buat nyari buku buku bacaan yang asik.

Naik ke lantai atas, gue makin bingung, kenapa buku ini begitu banyak? #TimbulPertanyaan
Maka, timbulah salah satu asumsi diantara 2 pertanyaan : 
1) Bukunya itu gak laku, jadi banyak stocknya
atau 2) buku itu akan ditarik perederannya karena cover yang tidak memenuhi standar cover buku indonesia.


Gue makin gak tahan, 'gak gak gak gakuat, aku gakuat sama. sama mukanya, bang Dika~'
Mata Raditya Dika menghipnotis ku. Setelah mengitari Gramedia ini layaknya mengitari satu RW dengan odong odong, gue pun balik ke tempat Buku Marmut Merah Jambu itu bertumpuk. (Tapi sumpah, ini tuh asik abis!)

Hati gue berantem, sisi kiri berkata "Udah beli aja, keliatannya seru tuh!" namun, disisi lain hati gue berkata "ngapain beli buku itu, gak seru, emang lo mau ternak marmut?" Terjadi pertempuran hebat antara mereka berdua.

Setelah bertapa di Rengasdengklok selama 111111 hari, akhirnya gue pun setuju buat beli buku ini. Gue ngambil buku ini dan langsun ngacir ke nyokap "Boleh beli buku ini gak?" . Nyokap agak heran, tampangnya bingung, kenapa gue beli buku ini mungkin. Nyokap langsung bilang
 "Buku apaan  ini?"
"Bukunya Raditya Dika, coba coba beli, kali aja seru"
"Yaudah deh"
Nyokap pun pasrah, seluruh isi Gramedia pun hening.


Gue sempet pengen kayang di meja kasir, tapi gajadi karena takut dipanggil security dan dibawa ke Rumah sakit jiwa. 

Setelah dibayar, gue buru buru ngajak nyokap balik, nyokap ngikut. Pas sampainya dirumah, gue buka buku itu dan langsung berlutut sambil menghadap ke arah matahari, sempet bingung, kok mataharinya gakada?. Gue baru sadar kalau ternyata saat itu malam hari, sial.

Gue buka lembar pertama, kedua sampai seterusnya. Men! seru abis nih buku! apalagi yang pas bagian ini:

"Jupiter Jones, penyidik utama
-Kelebihan: Punya kemampuan deduktif dan ingatan yang kuat

Pete Crenshaw, penyidik kedua
-kelebihan: atletis dan jago olahraga

Bob Andrews, pengumpul data
-kelebihan: cerdas dan banyak akal
____________________________

Kita lalu mencoba untuk membuat struktur yang sama dengan trio detektif. Gue tulis di buku detektif, namma, posisi, dan kelebihan masing masing anggota. Namun, jadinya malah seperti ini :

Dika, penyidik utama
-kelebihan: tidak gampang ngantuk

Bayu, penyidik kedua
-kelebihan: bisa nelen panadol gapake aer

Wahyu, Pengumpul data
-kelebihan: jago main game bola "

Hmm.... Dengan kelebihan seperti itu, gue bilang bang Dika lebih baik menjadi seorang supir truk daripada detektif, hmm -___-V

setelah membaca buku itu, gue mulai mengkoleksi buku buku Raditya Dika yang lainnya, seperti : 


Babi Ngesot
Yang ini Cover paling keren menurut gue

 Radikus Makankakus
Raditya Dika terlihat seperti terjepit 'sesuatu'


Kambing Jantan
Simpel, namun tetap keren. Tulisan 'orang gila' nya jujur sekali

Kambing Jantan Comic Part2


Ini adalah comic dari Kambing jantan. Sumpah , ilustrasi nya keren banget.


Cuma 'Cinta Brontosaurus', 'Tolong! Radith Membuat Saya bego' dan Kambing Jantan comic Part1 aja yang belum gue miliki.

Menurut gue, Semua buku bang dika keren, gatau kalau menurut orang lain, Kalian gasuka? gakusah marah, keep Slow, pendapat manusia berbeda beda sobat.

 Raditya Dika adalah seorang yang memotivasi gue untuk berkarya, gapeduli kita siapa, dan Dimana. 
Raditya Dika akan mengeluarkan buku baru yang berjudul 'Manusia Setengah Salmon'. Gue pernah liat di twitter, kalau gasalah Cover bukunya itu muka dia yang Bibir nya dimonyong monyongin gitu deh. Sok Unyu layaknya 'Paris Hilton'. 

Ngomong ngomong, Paris Hilton lagi ada di bali ya? Aaaaa~~~ *keBaliNaikElang

Bagi kalian yang suka atau sering baca bukunya 'beliau' Pasti kalian akan heran, semua bukunya itu bertemakan tentang binatang, ya Bin Atang. gue gatau Bin Atang itu siapanya dia, bapaknya atau om nya gue gatau, jangan tanyakan pula pada ayu ting ting, karena dia sedang sibuk mencari alamat.

Gue gatau gimana pandangan pikiran nya Raditya Dika mengapa dia memakai jenis jenis hewan untuk nama bukunya, mungkin untuk terlihat lebih 'unyu' aja kali ya. 
Tapi, yang jelas Raditya Dika itu penulis terkeren, dan terAbsurd yang pernah gue ketahui.

Yeah, thanks a lot  Raditya Dika! yang telah memotivasi gue untuk terus berkarya. Baik itu menulis, ataupun dengan seni seni yang lainnya. Raditya Dika, 'You'll never write Alone'

(*gue gak bermaksud menjelek jelekan Raditya Dika, karena Radit adalah Idola gue.)

 Salam,
Sekian

Raditya Dika KaWe


Senin, 31 Oktober 2011

X____X

Umm Hari ini hari senin, hari yang (mungkin) paling disebelin sama pelajar pelajar di Indonesia. Gue gatau apa alasannya hari senin itu Bisa disebut 'Living Hell'.

Di Sekolah Negeri, biasanya pagi hari senin itu diawali dengan Upacara. Bisa lama, bisa juga cepet, tergantung pembina upacara yang ngasih amanat pas upacaranya sih. Lama Saat Upacara bisa juga dipengaruhi karena kesalahan petugas upacaranya. Karena Jatuh anggota paskibra nya saat ingin mengibarkan bendera pusaka, pemimpin upacaranya gugup, atau juga karena suara komandan kompi paling kanan yang suaranya lebih mirip manusia jadi jadian daripada komandan kompi kanan.

Upacara hari itu berasa 1000 abad lamanya... Ditambah panas terik matahari yang gak kenal tega menggosongi gue. Alhasil habis upacara itu selesai, gue buru buru ke kelas buat ngadem. Sayang, gue lupa kalau kelas gue itu saat pagi hari tiba, sinar mataharinya akan sangat silau.. Sial.

Pelajaran pertama hari itu adalah IPA(Ilmu Pengetahuan Alam). Beruntungnya IPA nya adalah Biologi, bukan fisika. Dan Guru yang ngajar itu asik asik sesuatu gitu. 

Pelajaran Biologi itu ada asik, sekaligus sadis.
Kenapa sadis? karena Biologi itu biasanya ngebedah-bedah binatang buat diliat organ dalam tubuhnya, ya jantungnya lah, ya ginjalnya lah. Ya, gue emang orang yang sangat ber-perikebinatangan. Liat Kucing boker aja gue bisa pingsan.

Pelajaran biologi selesai, terbitlah Istirahat.

Nah belakangan ini saat jam istirahat selesai, gue suka ke perpustakaan. Entah makhluk halus macam apa yang tengah membawa gue ke ruangan ini. Namun, gue bersyukur sama makhluk yang telah membawa gue ke perpustakaan. Gue jadi bisa belajar banyak disini *BakarMenyan*

Gue sih sering liat liat Globe atau enggak Atlas gitudeh *benerinkerah*

"Ternyata Inggris itu negara yang Glory ya, jajahannya banyak"
"Indonesia mana ya? kok gakada daerah jajahannya"
"Oh ternyata Benelux itu singkatan dari Belgia, Netherland, sama Luxemburg ya"
  
Semua tulisan yang ada dalam Font 'Ini' berarti sedang berbicara, baik langsung maupun tidak langsung (dalam hati)

Banyak banget yang bisa gue pelajari hanya dari sebuah 'Atlas' ataupun 'Globe'.
Dari Itu aja banyak, gimana dari yang lain? kan perpustakaan banyak banget isi bukunya. Seperti 'Tata Cara kentut yang baik dan benar' , 'Bahasa @L4y dengan ejaan yang disempurnakan' ataupun 'Jantan menjadi hansip'

TEEET TEEET TEEET 
Bel sekolah bunyi, suaranya mirip suara suara yang ada di stasiun kereta api (KA)
"Jurusan RangkasBitung tanah abang siap berangkat, kepada seluruh penumpang harap masuk ke dalam gerbong masing masing" Berasa di Stasiun abis. *IniSerius

Pelajaran Olahraga pun tiba, asik asik ajasih. Gurunya enak, namun pelajaran itu kita habiskan tanpa sisa oleh lari lari seperti dikejar Intel ataupun Satpol pepe.

Nah, ini nih. Pelajaran TIK (teknologi Informasi dan Komunikasi) alias Komputer.
Awalnya sih biasa biasa aja sampai guru itu ngasih acara ramal ramal kayak mama lauren ataupun Ki Joko bodo, abstrak abis.
"Ya, bapak punya Games, jadi bapak akan meramal. Disini ada Gambar Wajik, Keriting, Sekop, dan Hati. Juga ada King, Queen, Jack, 10 sampai As. Nah sukarelawan dari kalian harus memilih tiga dan dicampur. Contohnya 6 Hati, 7 wajik dan as keriting"
Gue manggut manggut, pertanda gue ngerti.

"Nah, biasanya kan tentang keuangan, ataupun kehidupan. Kali ini Tema nya adalah ASMARA"
"CIEE WOOO HAHAHAHA"

Seisi Kelas pada teriak teriak norak kalau masalah cinta cintaan.
Gue sih biasa biasa aja, gak terlalu tertarik sama masalah ramal meramal apalagi tentang cinta cintaan gitu. Belum waktunya juga. *LemparPoni

"Siapa yang mau diramal duluan, angkat tangan!" Ucap guru gue mantap

Gue tau temen temen gue sebenernya pada mau, tapi pada malu malu. Sok Jaim gitu, tapi setelah ditunggu bertahun tahun (Gak lebay juga kali! Woy!), akhirnya ada juga orang yang mau jadi suka relawan. Dengan sangat antusias dia memilih. Tapi saking lamanya dia memilih, satu kelas pada keki.
Mungkin katakata yang ada di dalam hatinya adalah : "Aduh pilih Jack sama Hati ajadeh, eh tunggu tunggu kalau pilih jack, nanti Kingnya cemburu. Eh gimana ini? aduh gimana? Gimana gimana gimana~" #KemudianGalau Ya itu memang lebay kawan.

Setelah beberapa orang, maju kedepan untuk menulis pilihannya, guru gue bilang "Oh iya, jangan lupa pikirin satu orang sebelum menulis yaa". Gue cuma berdehem

Guru gue jalan jalan mengitari satu kelas sam'Ular naga panjangnya' bil bermain *SeluruhIsiTulisanAdalahTanggungJawabPembaca. 
Sampai akhirnya guru gue menghampiri gue dengan penuh senyum, ngambil kursi di sebelah yang kebetulan kosong dan mulai membuka mulut "Kamu maju, ayo maju gakusah malu malu, ayo maju"
Gue dipaksa, sejujurnya gue gamau, asli gamau (For Your Info. Tulisan disini sudah diedit sedemikian rupa oleh Ichbale, sehingga disini gue terlihat keren). Dengan tubuh lunglai gue pasrah maju kedepan sambil nulis ngasal alias sesuka hati.

"Ya udah semua ya, sekarang ayo kita bahas apa arti dari sesuatu yang kalian pilih"
satu orang telah terselesaikan. Satu kelas pada ngeCiee in dia karena guru gue bilang "Kamu sebenernya gak terlalu suka sama dia, tapi dia sangat naksir kamu"

Orang kedua juga begitu, dia juga diCieein satu kelas karena Isinya kurang lebih sama seperti orang pertama..
Sekarang giliran gue untuk dibahas tiba. Gue pengen menghentikan waktu, sayang gue bukan supirhero.

"Kesempatan kamu untuk melanjutkan hubungan sangatlah kecil, walaupun kamu sangat naksir sama dia. Tapi dia gak akan naksir kamu, karena dia sudah punya pacar" JLEB. 
Setelah perkataan itu gue sih biasa aja, namun hampir seisi kelas meneriaki gue dengan "OOOO Kasian" . Keki dengan perkataan itu... gue coba nutupin telinga pake tas, tapi masih kedengeran. Gue pengen pergi pake elangnya bang Raditya dika, sayang gak ada di sekolah gue.

"Sabar ya, bukan saatnya kali" , "Sabar ya, masih ada yang lainnya kok, keep selow", " Tenang aja ya, masih ada gue kook" kata terakhir terusap oleh salah satu temen cowo gue. -___-

Gue berpikir, apakah ini beneran? Jadi... apakah? Bambang, kamu sudah punya yang lain? oh tidaak... Bambangg!!! Kembali Bambang!! #KemudianGalau

Hmm. "So... You Think Prophecy is true?"

Salam
Sekian

El Loco'Sonais''Gonzales

Jumat, 14 Oktober 2011

Dimanaa Dimanaa Dimanaa~

"Dimanaa Dimanaa dimanaaa~"

Sumpah ya! Gue gatau dimana. Kenapa juga mesti nanya ke gue?  Kenapa gak nanya ke bokaploo, atau sodara lo atau siapalah.


Oke Dalam Post Kali ini gue akan membahas tentang ayu tingting dan lagunya ( Berasa kayak judul film entong dan Negeri Dongeng )

Jujur, gue gak tahu asal usul lagu ini, mungkin penciptanya elton john? atau yang mengaransemen lagunya John Mayer? gue juga gatau. Yang Jelas pertama kali gue denger lagu ini adalah saat gue lagi disekolah. Dimana pas pelajaran Komputer di Lab.Komputer, ada salah satu temen gue yang bawa hape dan nyetel lagu Alamat palsu itu.

Pas di Setel (Gue tahu bahasanya jelek -_-) lagunya, Satu ruangan pada asik ngangkat tangan sambil jari tangannya pada dimainin. Usut punya usut ternyata lagi pada ngupil masal.
Dari Temen temen gue, guru gue pada asik semua
Sampe sampe ada yang bilang "Nyewa Organ tunggal yuk" -__-

Entah Darimana mereka bilang lagu ini 'enak' gue juga belum familiar ya sama lagu ini.
Lambat laun pun gue dikit dikit tau. Kata kata pertama yang gue tahu itu "Kesana kemari membawa alamat, JENG JENG"
Menurut gue yang bikin lagu itu asoy adalah pas 'JENG JENG' nya berasa dramatis banget.


Sekarang kita ke video Clipnya. Asli ya menurut gue video clip nya itu kurang bagus, gak bagus emg lebih baik dari jelek ya . Video clip nya itu sok  suram  Disitu dia
 Duduk duduk sambil meratapi nasibnya, nyari nyari alamat tapi gak ketemu ketemu karena dia dapet alamat palsu, Gue Curiga Dia tukang Pos nih .
Lagu sama video clip nya itu kurang cocok. LAgunya gitu, eh video clipnya begitu..

Jujur gue lebih salut sama penciptanya, yaitu pencipta lagu alamat palsu. Dia membuat lagu yang kata katanya mudah dicerna/Dihafal orang sehingga lagunya bisa menjadi booming di indonesia, dan hebatnya lagi, penciptanya itu kurang/gak tersorot public, kurang hebat apa coba tuh?.

Nah sekarang ke Ayu tingting nya aja
Menurut gue sih ya.. Ehm... Biasa aja sih, cakep engga jelek juga engga.
Suaranya itu serek serek becek pasar Jombang, kayaknya sih lebih cocok jadi vokalist esteh 2gelas ya.

Orang orang yang sejenis seperti ayu tingting emang banyak banget (Terkenal Dengan cepat kilat, tiba tiba terkenal gitu aja)
Ada Briptu Norman Kamaru  yang terkenal lewat Chaiyya Chaiyya nya, Belakangan dia juga nanyiin lagu yang nadanya sama persis kayak Chaiyya chaiyya, namun Lirik lagunya aja yang diganti menjadi bahasa Indonesia. Kalau Gasalah Cinta Cinta deh, Bener gak Komariah?. For Your Info Komariah adalah sebutan untuk nama Fans dari Norman kamaru yang gue ciptakan sendiri. Komariah gue dapetin dari kata kamaru, gak elit sih emang. Iya gue tau -___-

Ada Juga Shinta Dan Jojo yang tekenal lewat lagu Keong Racunnya. Mereka terkenal karena mangap mangap dan ngerekam videonya masuk ke yutup sampai akhirnya ditonton sejuta umat manusia dan menjadi terkenal. Jalan Hidup itu emang unik ya, Seseorang bisa menjadi terkenal dalam Waktu 1 hari aja, Social Network emang membantu untuk memudahkan segala urusan manusia, tak terkecuali untuk menjadi terkenal.

Jalan jalan ke luar negeri, ada moymoy palaboyyang ngelipsing lagu Marimar, gayanya emang kece bangetsih. Lebih jauh lagi, Ada Justin Bieber.

Justin bieber menurut gue seharusnya dia berterima kasih lewat lagu kepada yutup. Kenapa? karena yang membersarkan nama dia adalah yutup.

Dan Ada satu makna hidup yang gue ambil dari youtube.

"Buatlah hidup ini berharga untuk orang lain tanpa mengharapkan imbalan"




Jumat, 30 September 2011

Junior.. Oh.. Senior Part4-end

'Alhamdulillah Yah' 

itulah kata-kata yang pantas gue uuntuk sebut. Setelah Sekian lama gue gak ngepost akhirnya gue ngepost juga di blog ini. Oke check deh part terakhirnya.
___________________________________________________________________________-

Besok harinya gue punya schedule buat jalan jalan (sendiri) di depan koridor kelas 12 . Tapi niat itu gue urungkan karena gue gamau jadi perkedel yang di 'bejek  bejek' sama mereka.

Hari demi hari gue habiskan dengan bermain di kubangan, nangkep kecebong, dan cegat tukang bajaj.
Nothing Special ya... 


Akhirnya... Gue dengan sangat resmi naik ke kelas 3. Kelas yang dimana sangat ditakuti oleh kelas kelas lain. Dan belakangan gue ketahui bahwa Maisaroh, eh salah maksud gue Fia pindah sekolah, dia pindah karena kakaknya udah lulus dan ingin melanjutkan Study di ameriika dan ngambil jurusan teknik Polisi pinggiran (baca: tukang parkir) Dan Si Fia Ini juga ngikut ke amerika.

Dengan kepergian Fia ini, sehari hari gue Galau. ya GALAU.

Setelah satu tahun gue galau -___-

gue resmi lulus dari SMA gue itu.
Gue berpelukan bersama temen temen gue, guru guru gue, saudara saudara gue, abang abangyang sering gue utangin.
Gue minta maaf atas kesalahan yang pernah gue perbuat selama ggue sekolah di sekolah ini.

Saat itu gue ngomong ke temen yang pernah jadi korban bully sama kakak kelas bareng gue itu, dan dia akhirnya ketangkep.
"Eh alhamdulillah yah. Kita lulus. BEBAASSS"
"Masih ada Ospek bego"

*kemudianHening

Gue natap mata dia, dia juga natap mata gue.
Dengan dramatis, gue bilang "Pas kuliah nanti, kita bakalan satu universitas gak ya ?"
Bukannya bales katakata  gue dengan mesra penuh kasih sayang. eh dia marah marah gajelas

"GUE MALAH BERHARAPGAK SATU UNIVERSITAS SAMA LO YANG UDAH BIKIN GUE KETANGKEP, MONKEY!"

Tamat.

___________________________________________________________________

Sesuatu yah sedikit banget. Oke salam ichbale!

Rabu, 14 September 2011

Junior.. Oh.. Senior Part2

Udah Baca Cerita sebelumnya? Baca dulu gih biar nyambung ceritanya. 

___________________________________________________________________

Besoknya gue putusin buat bawa duit banyak, takut persediaan duit jajan gue gak cukup buat nraktir senior biadab gue itu.

*On the way naik Bajaj ke sekolah*

Sampai disekolah, gue memijakkan kaki dengan sangat hati hati, takut gue ketauan sama senior gue. Gue memutuskan untuk langsung cabut ke kelas buru buru.

Pas Banget gue mau masuk, tiba tiba ada kakak kelas gue yang itu.

Kata gue dalem hati
"Mampus, gue bakalan jadi ikan asin nih di depan kelas gue sendiri"

saking takutnya gue, sampe sampe kebelet kencing, dan ngompol dicelana, bentuk ompolnya mirip tanda 'LOVE' Loh. (Sumpah ini gapenting abis)

"ASSALAMUALAIKUM KAAK!!" Kata gue sok alim, mencegah terjadinya hal hal yang enggak gue inginkan.

"Eh, ntar pas balik, jadi kan traktir kita kita semua? Senior lo"

Iya kak, gue tau lo senior, tapi, apakah dengan status lo sebagai 'SENIOR' bisa membuat gue takut? Jawabannya, iya -___-

"Iya kak, selow aja napa, heboh amat"
#PLAAAK

"LO TAU SOPAN SANTUN GAK KALAU SAMA SENIOR!! HAH! MASIH JUNIOR AJA BELAGU".

Kak, gue juga punya junior kali, punya adek kelas, setahun lagi juga lo bakalan jadi sampah karena Ospek kuliah.

"Iya kak, maaf, saya gak sengaja"

"Awas lo nanti pas balik gua sama anak anak liat lo gakada, bakalan abis lo"

*Hening*
_____________________________________________________________________

Berkat kejadian hebat sebelum masuk kelas itu, gue jadi parno, sedikit sedikit ke WC, pipis gue juga jadi abstrak, kayak mau madamin kebakaran yang berapi hebat.

Ngeliat tingkah laku gue yang gila ini, temen sebangku gue, heran.
"Lo kenapa sih, sedikit sedikit ke WC mulu, lo lagi mens ya?"
Anjrit.

"Gini Sob, secara gak langsung, gue lagi di bully sama kakak kelas nih, dan gue sangat terganggu"
Btw, bukannya gue sok akrab manggil dia sob, berhubung nama Sobari, jadi gue panggil Sob.

Sobari yang otaknya rada autis, mirip tukang ojek yang suka ngomong 'Spadaa!!'
langsung motong pembicaraan gue ini
*FYI, spada adalah tukang ojek deket rumah gue

"Main Bully? Main PS? asik lah, masa lo gamau dan malah terganggu sih"
"Bukan Bully PS Bego"

*Kemudianhening*
_____________________________________________________________________________

Dikit dikit gue liat ke jam, dikit dikit gue itungin berapa menit lagi buat waktu selesai sekolah tiba. Semakin cepet waktunya, semakin horror suasananya. Gue ngitungin duit mulu apakah cukup buat nraktir orang orang yang bejat itu.

*ngitungduit*
"10 ribu, 25, 35, mampus! Duitnya kurang!"

"Heh! Siapa yang bilang mampus itu? sini maju kedepan!".

Ternyata gue menghitung dan bilang 'mampus' pada saat yang salah, pelajaraan saat itu udah mulai, dan pelajaran itu gurunya adalah pak sitobing (pak tobing guru paling killer yang terkenal di sekolah gue) Dan dia juga mengajar bidang studi Fisika. Pelajaran paling repot yang bisa bikin kepala gue jadi botak.

"saya pak" Gue angkat tangan dengan pasrah

Pak tobing siap memberikan pertanyaan yang super sulit buat gue, dan.......
"Siapakah nama Bapak saya?"

What? apa apaan nih pak? pertanyaan blangsak macam apakah ini?  apakah ini tanda tanda akhir zaman?

"Maaf Pak, saya bukan ibunya bapak"

"Baik, silahkan duduk lagi kamu"

Rasanya gue pengen telanjangin itu guru, terus gue suruh lari lari keliling lapangan.

___________________________________________________________________

Setelah jam jam absurd bersama pak tobing telah lewat, bel istirahat pun bunyi.
Gue cuma bisa ngerem di kelas, di pojokan, berharap senior gue gak nyariin buat minta beliin nasi padang. Lagian, gue juga janjinya kan pas balik.

Bener aja, ternyata kakak kelas biadab bersama 2 temannya itu dateng ke kelas gue.

"Hoy!! Mana yang namanya Udin!"
Waktu itu gue dipanggil, gak lain dan gak bukan, adalah ... Udin -___-

"Itu kak *sambilnunjuk* " kata  salah satu temen sekelas gue.

"sini lo, ayo ikut gue ke lapangan".

Gue ngeliatin orang yang ngasih tau dimana gue sambil bilang
 "Awas lo nanti".

"Gile, gue bakal diapain nih?" kkata gue berbisik dalam hati .gue udah mikir yang enggak enggak, dari mulai disuruh nyium banci deket sekolah, sampe Dikencingin -___-


"Tuh, adek gue, mau kenalan sama lo"
what? ternyata? dibalik kesangaran kakak kelas yang ini, tersimpan kepribadian yang baik .. uhh kakak.. aku padamuuu...

"Hai, boleh kenalan? nama gue Fia"

Men, ternyata adek nya kakak kelas itu cewe yang gue bilang cakep. Yang lagi main basket itu, yang mirip bule... Ternyata adeknya senior gue.

Gue Speechless. Gabisa ngomong apa apa, susah buat gue untuk berkata kata.

But, namun, ada satu yang gue bingungin dari tadi.
Kalau Fia ini adeknya senior gue yang itu? kenapa mukanya beda banget ya? adeknya cakep abis, abangnya blangsak banget.


"Hello, Gue Udin (Nama samaran) , Btw, lo kok cantik banget yah?, nyokap lo ngidam apaansih pas lahir? ngidam 'sesuatu' yah?"

"Ah elo, bisa aja. Lo bisa main basket kan? ayok main bareng gue :)"

Dia ngelemparin senyum yang ngebuat gue terbang. sayang, pesawatnya delay -___-

Kejadian itu membuat gue melupakan masalah gue sama senior senior gue, tentang beliin nasi padang, dikencingin, semua itu hilang seketika saat gue ketemu dia. Ibaratnya, gue lagi jalan jalan, terus gue disuruh beli yang macem macem sama temen gue, pake duit gue pula, emg gatau diri mereka. Nah, Jadi...

IBARATNYA ITU APAAN!!!!

___________________________________________________________________

Lagi asik asik main sama Fia, tiba tiba bel sekolah pertanda masuk setelah istirahat bunyi. "TEEEETTT"
"Anjir nih bel, mengganggu suasana banget, najis" kata gue keki dalam hati

"Eh, udah bel nih. nanti lagi ya, gue mau masuk kelas dulu, Daah"

*Ngefly sejenak*


Setelah gue main sama Fia, gue senyum senyum sendiri.
Sampe sampe sekelas bilang
"WOY SINTINGG! SENYUM SENYUM SENDIRI WOY!"

Gue biarin aja, ibaratnya, anjing menggonggong, ichbale berlalu.

Namun, kesenengan gue main sama  Fia ini gak berlanjut terlalu lama, karna, gue kepikiran buat nraktir senior senior bapuk gue.

Dalam hati gue bilang
"Ya Allah... Semoga besok sama Fia masih bisa seperti ini. amin"
  __________________________________________________________________________

Bagaimanakah kelanjutan ceritanya? Penasaran? serius? jangan kemana mana ya!.  "JAMAAH, OOHH JAMAAH"

*tunggu part 3 ya ; ) *

Senin, 12 September 2011

Junior.. Oh.. Senior

Hello Para Jelmaan Manusia

Setelah Sekian Lama gue gak ngepost, akhirnya gue ngepost juga.

Sama seperti Post sebelumnya gue akan menceritakan karya fiksi gue saat gue lagi SMA .
Kenapa SMA?  karena secara gue masih SMP belum banyak pengalaman. Gue akan ngarang beberapa cerita yang bertema tentang kehidupan sehari hari gue di SMA.

_______________________________________________________________________

Sehari hari  gue di sekolah itu kayak biasa seperti murid murid yang lainnya. Namun, berbeda dengan murid yang lain, gue bersama Salah dua temen gue (karena yang bareng sama gue ada dua) selalu nongkrong di kantin, lapangan basket, atau koridor kelas sambil nyari Cewe yang cakep. Biasalah anak anak SMA biasanya lagi suka sama cinta cintaan gitu.

Berhubung gue saat itu adalah kakak kelas #Saaah tepatnya kelas 11, kesempatan buat dapetin cewe adek kelas lebih gampang (emang? gue gak terlalu percaya). 

Waktu di lapangan basket, gue liat cewe cakep banget, putih, rada bule bule gitu. 
Sontak Gue langsung nampar orang di sebelah gue sambil narik mukanya biar dia liat cewe yang gue maksud. 

"Sob, liat tuh cewe yang lagi main basket"
Gue heran, kenapa temen gue ini gak nyaut.
Gue coba sekali lagi

"Woy Sob, liat tuh cewe yang lagi main basket... Cakep banget!"
Tetep aja dia gak nyaut. Keki, gue langsung  pengen ceburin dia keempang terdekat, biar langsung dimakan sama ikan lele yang berkumis sangat lebat. 

Pas gue liat ke samping, ada tulisan gede banget terpampang 'Masukan Kode PIN Anda'
Sialan, gue belum belajar.

Gue salah, orang yang gue gampar harusnya temen gue, bukannya.... KAKAK KELAS GUEE!! .
Jeger jeger... Bumi Gonjang Ganjing, Justin Bieber adalah anaknya mpok Nori (Sorry buat belieber, gue gak bermaksud)

"Ngapain lo gampar gampar gua. Jagoan lo?"
Gue cuma bisa diem, meratapi nasib kurang  gak beruntung gue itu. Gue langsung diseret sama kakak kelas biadab itu kekamar mandi, di kamar mandi itu udah ada beberapa orang temennya tukang jagal itu, entah sepuluh, dua puluh atau lima puluh, gak terlalu jelas keliatan.

"Mainan baru nih bro. Mau kita bikin apain dia?" Kata sang Provokator alias tukang Jagalnya
"Gue ada Ide" Jawan seorang kelas Tiga 
"apa?"
"Kita Kencingin aja dia! Hahaha"

Rasanya gue pengen teriak lepas "JANGAN KAAK, SAYA SUDAH BAUU, SAYA SUDAH BAUUU"

Tiba tiba Seseorang bertubuh besar, pake jaket item mirip tukang ojek langganan gue, berteriak dari belakang. Berbicara seperti Joni bLak blakan
 "Jangan... Mendingan kita suruh dia traktir kita nasi padang besok pas pulang sekolah, Oke?"

"SIAP KAAK" Kata gue penuh semangat
Gue pikir pikir, ide itu cukup briliant daripada gue pulang pulang basah bau kencing ke rumah"

'TEEEETT' Akhirnya bel istirahat selesai. Waktu istirahat yang cuma 30  menit berasa 1 abad gue berada di dalam toilet .
gue buru buru masuk kelas, lari lari kayak bocah bopung lagi ngejar bola. Temen sebangku gue dengan heran ngeliat gue lari lari, dia nanya 
" Kenapa lo?"
"Gue Habis Dikerjain sama tukang ojek -___-"

______________________________________________________________

menunggu bel pulang, suasana makin horror. Gue selalu ngeliatin Pintu masuk kelas gue, siapa tau ada kakak kelas yang itu. Masalahnya, gue belum cukup duit untuk nraktir mereka mereka ini, masa iya gue balik cuma bawa kolor doang, cupu abis.

Beberapa hari setelah kejadian itu gue selalu datang paling lama, dan pulang paling cepet. Di depan sekolah langsung cegat Bajaj dan langsung cabut ke rumah. Tapi gak setiap hari gue naik bajaj, karena gue gamau terkena penyakit bajaj syndrome. Bajaj syndrome adalah penyakit dimana pengidapnya akan geter geter sendiri kalau lagi bengong.

Karena siklus masuk dan pulang sekolah baru gue ini, si kakak kelas yang mirip tukang ojek langganan gue itu nyari nyariin gue. belakangan ini gue ketahui bahwa bukan gue aja yang jadi incaran kelas tiga. Tapi ada 2 anak lagi dari kelas seberang.

Pas di sekolah gue cari 2 anak itu 
"Eh kalian berdua si 'anu' ya? yang jadi inceran anak kelas tiga?"
"iyanih, lo jugaa? haha mampus" 

Gue menanggapai kata kata nya dengan dingin, gamau suasana jadi ricuh, gue diem aja.
Nah gue langsung mau balik bertiga sama mereka.

'TEEEET' bel pulang tiba, gue langsung nyamper ke kelas mereka dan langsung kabur. Pas ditengah tengah perkaburan gue terhadap kakak kelas itu, ke 'gep' sama temennya. 
"kabur kabur cepetan lari." kata gue gelagapan. air ludah muncrat kemana mana.

Berkat perkaburan ini (gue tahu bahasa gue jelek) gue belajar satu hal penting, yaitu. : 'Jika Kamu dikejar senior, kamu tidak perlu berlari lebih cepat dari dia, kamu hanya perlu berlari lebih cepat dari temanmu' Hal itu terbukti ketika gue lakuin saat dikejar senior bareng temen temen gak beruntung gue itu. See? Temen gue, yang jadi inceran juga, kena tangkapannya.

Temen gue yang satu lagi bilang 
"ehh dia gimana gimana??!?" Heboh banget kayak emak emak dapet arisan, tapi gajadi karena salah orang.

"Tenang Sob, tenang. Hidup kita masih panjang, biarkan dia termakan dulu.. biarkan lah, kita harus fokus meniti karir kita untuk masa depan" 
Suasana dramatis, diikuti dengan alunan lagu Super junior - Bonamana. Gue langsung joget kayak leeteuk.
Bukannya mirip, joget gue malah mirip inul lagi goyang ngebor.

Gue berpelukan sama dia, gue bergandengan kayak homo  menyusuri kelas untuk pulang ke rumah kita masing masing, yak, dengan Bajaj lagi.
Gue balik sama sobat gue yang malang ini. 

Pas Sampe rumah, gue mikir. 'apakah besok gue bakal nraktir senior gue?'

Gue Galau Setengah Mati 

________________________________________________________________-

Cerita ini gue bikin part. Sama seperti post sebelumnya, tungguin aja ya. ; )


Jumat, 26 Agustus 2011

IchBΔle dan teman teman sepermainan Part4

Oke Nyambung ke Cerita Sebelumnya ya, belum baca? Baca dulu dong.
_________________________________________________________________________________



Wang tiba tiba Digampar sama orang yang diikutin gayanya sama dia.
"You Damn fool!" kata mas mas bule itu.
Si wang kaget, melongo, kalau kata adek gue sih 'kicep, ceming doyok' maksudnya apaan coba -_-

Sontak karena takut + Ngeri si Wang langsung bilang "Im sorry I sorry, he told me to do this" sambil Nunjuk gue, tapi dia gak liat ke guenya.
Wang gak sadar kalau gu udah buru buru kabur sama si porshav waktu bule itu dateng, ngumpet di semak semak sambil mantauin dia.

"mana!? Mana ?! dasar orang gila! Wong edan" kata bule tersebut. Gue Gak nyangka orang amerika bisa bahasa Indonesia, Ada bahasa Jawanya Pula, hebat. Salut.

Wang speechless, gabisa ngomong apa apa, cuma bisa... Pasrah merenungi nasibnya.
Kalau diliat liat, kasian juga ya si Wang, kayak  Rakyat miskin di Indonesia yang di tindas sama harga sembako, minyak tanah. Tragis.
Gue pengen keluar buat nyelametin si Wang, kalau udah sampe sana gue bilang "Selamat ya wang, Lo udah ditindas, kapan kapan undang gue ya. eh jangan Lupa PEJE!!" Kata kata terakhir itu adalah kata yang membuat gue males buat pacaran. Gue Bingung sama sistem perpacaran di Indonesia, kenapa setiap jadian mesti harus ada pj alias Pajak Jadian? emm..... Mikirin ini jadi Galau gue.

Setelah nunggu Si wang Merdeka Dari penjajahan. Gue Jalan jalan lagi ke Manhattan, New york city , tepatnya ke Central Park nya.
Gak Kayak di Indonesia yang Di setiap Bangku dipenuhin sama orang  pacaran, tapi disini itu hijau banget. Hijau Bukan Karena eek yang diselimuti oleh lumut ya, melainkan karena banyak banget pohon dan rummput yang bertebaran di sekitar sini, mungkin juga disitu ada tempat penggembalan sapi atau kuda? bisa jadi, gue gatau tanya aja sama mantri sunat deket situ.

"anjir, view disini keren banget men! kita foto dimanapun, pasti backgroundnya hijau, keliatannya fresh banget, sumpah ini surga men!" Kata Gue saking Takjubnya sama View Central Park itu.
#Plaaak gue digampar sama Porshav. "Banyak Bacot lu,emang lo dah pernah ke surga?Dan emang di Indonesia gak ada yang kayak begini? HA HA" 

Gue pengen Gorok Leher Porshav

"shav, asal lo tau ya Di Indonesia gak sedikit yang Tamannya kayak begini!" ya, emang gak sedikit. Gak sedikit bukan berarti ada juga. Dalem Ngenes.

 Diluar pembicaraan gue sama porshav yang berkesan 'abstrak', gue pengen banget Indonesia bisa punya Taman yang seger banget kayak gini, hijau, bersih. Gue yakin kalau puasa pasti rame banget sama orang yang nyari Oksigen.

Wang yang sedari tadi diem aje, bukan karena dia gabisa ngomong, melainkan gak gue tulis namanya buat ngomong. HA HA. ada yang ketawa? ada dong, temenin gue ketawa -___-

Gue asik foto foto (lagi) dengan gaya absurd W/ Porshav & Wang.
Lagi lagi keGilaan gue kambuh, gue coba buat gelantungan di pohon sambil kakinya di atas biar nahan badan gue.

"Wang, Fotoin gue deh" 
  
Cekrik.Gedubrak
(Kaliansemuangertiyanguemaksuditu?)

ternyata gue kecapekan buat nahan berat badan gue, kaki gue serasa dilindes sama gerobak tukang sayur, cenat cent banget, dan saat waktu yang bersamaan pas gue jatoh Wang udah foto in gue. Alhasil jadilah foto gue lagi tiduran ngambang di udara.

"Anjir keren banget! Pengen lagi deh gue! Tapi di Udaranya sambil kayang! Asoy banget pastinya!" Gue excited banget karena foto tadi.

"Norak lo!!" kata porshav emosi. Heran gue sama porshav, ngomel mulu sama tingkah gue, harusnya dia taudong gue emg Rada gila gini, wajar aja dong, please porshav, ngertiin gue dikit, capek gue sama semua masalah masalah yang ada,gue pengen mengakhiri masalah itu! *maafcurcol..Pemirsa*

______________________________________________________________________________

Habis capek Photo Session [foto autis] bareng tiga autis alias Kita bertiga. gue memutuskan buat cabut ke apartemen [Lagi lagi gue gak tau tulisannya -__-] Berhubung apartemen kita samaan, kita memutuskan dulu buat ke Burger king terdekat buat isi perut sampe kenyang. 
Gue pesen Whopper, yang laen juga. Gatau kenapa wang gak mau whoppernya, yaudah Wang ngasih whopper nya ke gue.

"Nih buat lo" sambil nyodorin ke gue [nyodorin,buat nodongin]
"beneraan nih? thanks banget wang... thanks banget.... Lo emaang sahabat gue banget sih *nepokdadawang*"
"Ih lo jangan homo gitudeh, malu diliat orang bego!"

JLEB. Wang gue buka maho, gue gak suka sesama jenis. Gue juga Gasuka sama oang yang kelamin nya gajelas gitu kayak lo, burem banget kalau diliat, ngeblur, atau bahkan Nge blank sama sekali.

Baru Mau memasukkan Whoppernya Wang ke dalam mulu gue, eh si porshav maen asal jeplak aja.
"anjrit rakus banget lo bal! harusnya tau diri"

"Lo mau? Bilang dong shav! jangan malah nyindir! haha" kata si wang spontan

habis dari BK kita langsung balik ke apartment, dan kekamar masing masing.
Dan... penyakit gue kambuh, yak, Insom saudara saudara sekalian, malam dimana gue insom itu gue habiskan dengan Menghitung domba yang ada di lukisan apartment gue, sambil nunggu hari besok gue bakal ngelakuin hal gokil, gila, absurd, dan bodoh apa lagi yang bisa bikin Porshav bawelnya keluar, dan Wang kicepnya... Kambuh.

____________________________________________________________________________


[Masih ada part5nya ya! tungguin pemirsa!]


Kamis, 25 Agustus 2011

IchBΔle dan teman teman sepermainan Part3

Biar ngerti Ceritanya. Baca Dulu Postingan gue sebelumnya ya!
__________________________________________________________________________________

Gue coba santai, bawa enjoy. Tapi kesantaian gue ini malah membawa gue dalam petaka.
Gue dikira orang gila sama Security setempat, gue sempet bikin Video klip buat lagu indianya Sarukan [ gue Gatau tulisannya gimana -_-]  bareng itu security-yang-gak-gue-tau-namanya, orang orang biasa menyebutnya kejar tangkep nazarudin, atau anak SD Biasa menyebutnya main Polmal , yak polisi maling.

Proses video klip tersebut memakan waktu yang cukup lama, sampe sampe oksigen dalam tubuh gue habis, bagai dikejar kejar satpol pp. Pas gue ngumpet di toilet, Keberadaan gue ini gak ke detect sama security sialan itu, namun ada satu problemnya, ya gue salah masuk toilet, gue malah masuk toilet cewe, gue pasrah.
Segerombolan Cewe yang di toilet menggiring gue ke kantor bandaranya. Gue Ditanya tanya yang enggak enggak sama Security itu.

"Bapak kamu... pejabat ya?, atau pegawai biasa" kata security lenjeh yang bertampang sangar itu.
Bang, ini saya mau di interogasi apa di gombalin sama situ sih? abang homo ya? tobat bang tobat.

Sontak gue bilang "pak.... aku ini anak bapak, yang selama 2 tahun tidak bertemu" .
Suasana haru menyelimuti pertemuan antara kita berdua, diiringi oleh gemuruh penonton dari tribun atas, sorak sorai para pendukung persija yang menyanyikan lagu " Ayo.. the Jak, ayo... the jak, kita dukung persija...  Boyo boyo jos".
________________________________________________________________________________

Akhirnya gue cerita sama bapak srikiti itu.
"pak, saya dapet beasiswa ke harvard pak" belom selesai gue ngmng dah disela aja
"iya? #alhamdulillahyah  jadi kita kalau jalan jalan bisa pake mobil, gak jalan "

Lah situ siapa gue pake kata kata 'kita'?
nah terus Pak. situ autis? apa mabok? Harvard apa urusannya sama mobil?

Gue langsung tanya balik "loh pak? kok ada mobil pak? jalan jalan? kok ganyanmbung yah"
"Loh? Alphard kan? mobil? hebat kamu bisa beli mobil"

gue pengen Buang bapak bapak itu ke empang

tapi niat itu gue uruungkan, masalahnya gue gamau di Koran ada berita gede terpampang di halam depan, ya HALAMAN DEPAN! yang bertuliskan seperti ini

'Anak Muda Yang membuang seorang bapak bapak srikiti ke empang, dan akhirnya bapak bapak itu tewas karena gak bisa berenang' ngenes.

"Pak, Harvard pak, bukan alphard" eh? kenapa gue jadi curcol begini sama bapak itu?

Gue pikiir... conversation ini terlalu lama dan mengulur ulur waktu, gue langsung cabut aja ke pesawatnya dikawal sama security security yang ganteng dan keren.

"Mas... disini tempat duduknya kelas Business ya"
"maaf pak, saya belum ngerti bisnis, masih muda, lagian juga saya kurang tertarik sama yang begitu gitu"
gue ngelantur, coba mencairkan suasana tegang gue berkat dikawal sama 2 algojo ini.

Ah... mimpi gue... terlaksana dengan  baik... gue bisa berangkat ke ame rika..
Gratis lagi dibayarin sama sekolah.. enaknya jadi gue..
Sayangnya, gue gabisa memanaatkan kelas yang katanya bisnis. gue malah tidur sepanjang perjalanan..

"masmas.. udah sampe di amerika mas.." seorang wanita cantik membangunkan gue dari tidur yang lelap..
setelah gue kucek kucek mata.. ternyata bapak bapak tua sang co-pilot yang membangunkan gue.
Alhasil, gue jadi Galau.
__________________________________________________________________________________

"WELCOME TO UNITED STATES OF AMERICA"

"Anjir mimpi apa ini gue? serius kah ini?" entah berapa kali gue ngmng gitu, sampe bosen nulisnya.
Sampe Disana gue langsung ke harvardnya dan daftar ulang.

Banyak Banget  mahasiswa yang daftar ke Harvard University ini. Mulai dari Anaknyasule, orang itemyangkalaumalemgakkeliatansamasekali , Cewe rusia, Syekh syekh dari arab gitu, sampai sulenya sendiri juga ikutan daftar. Daftar Disini berasa kayak dijakarta, bukan karena tertata rapih dan teratur melainkan karenakayak Ngantri BLT, rame bener.

Selesai Ngantri BLT gue langsung cari kenalan.
Gue kenalan sama cewe rusia itu, namanya porshav, agak aneh emang.
Dan juga gue kenalan sama orang cina, namaya Wang Xiao, dia ini laki laki, tapi gatau kenapa menurut gue namanyakayak nama cewe. Berhubung penasaaran gue tanya ke dia pake bahasa indonesia "eh kok nama lo kayak nama cewe ya? haha"

Dia cuma bisa Diem, dan natapin gue dengan tatapan sinis.
Ada aa dg ini orang? apakah dia tuli? atau gagap gue gatau.
Gue tanya lagi... dia masih gak jawab, gue bingung kenapa dia gamau jawab.

Gue mikir... Oh iya, gue nanya pake bahasa Indonesia, autis nya diriku.
pas gue tanya pake bahasa Inggeris dia langsung jawab cekatan.
"iya, tadinya gue cewe, ehganti  kelamin jadi cowo"

what?!? bumi gonjang ganjing, persija menang lawan Barcelona.
Gue punya kenalan sama orang yang... Puunya 2 kelamin..
ya tuhan.. ampuni hamba mu ini..
Gue mau temenan sama dia, tapi jangan sampe aja gue ikut ikutan dia ganti kelamin. jijik. Absurd banget.

Gue berteman baik samamereka... ssama seperti pertemanangue sama apoy dan amat.
I Miss You My Friend!

Hari Hari gue lewati sama mereka bertiga, dari mulai foto foto, foto foto, dan... ya kalian benar.. foto foto.
Setiap hari kerjaan gue dan kawan kawan hanya itu. Berbekal satu buat DSLR nya  Porshav.

"eh lo foto kayak gitudeh" kata gue nyuruh Wang sambil nunjuk mas mas yang lagi tidur pules di bangkutaman.

*ngikutingayanya*
tiba tiba #Plaak

Bersambung..........
______________________________________________________________________________

Apa yang terjadi dengan Wang? bagaimana certia selanjutnya? tungguin aja di part selanjutnya guys!

Rabu, 24 Agustus 2011

IchBΔle dan teman teman sepermainan Part2

Oke, Post Ini Nyambung dari post sebelumnya. Bagi yang belum baca, baca dulu ya biar jelas :)

Masa masa gue Di Sma terbilang enak. Ada Suka dan dukanya, namun, dukanya lebih banyak.
FYI, Orang keren emang Banyak cobaan ;p

Cerita ini adalah Saat gue Masuk Ke Perguruan tinggi atau bahasa kerennya University.
Entah apa yang bikin gue berfikiran buat bikin part2nya, padahal gak ada lanjutannya.

Saat gue masuk kelas 3 SMA atau sekarang biasa disebut kelas 12.
Gue menikmati masa masa ini.Ya, di sekolah gue, angkatan gue adalah angkatan tertua, kenapa? karena angkatan gue banyak yang gak lulus, alias Tua semua dari segi tampang dan umurnya, tapi, terkecuali gue, ya kecuali GUE.

Paling Senior di Sekolah bukan berarti bisa gampang dapet cewe. Justru itu, karena angkatan gue dikenal sebagai angkatan paling sangar (ya karena bertampang tua) . Sebagian dari adek kelas juga pada takut sama gue, entah apa yang membuat mereka pada takut sama gue. Gue ini orangnya unyu, imut imut bikin jijik gitu.
Gue juga didaulat menjadi Duta Remaja dg tampang suram di sekolah. Mungkin karena gue sering ngumpet di kelas tepat nya di pojokan, ditutupi dg sehelai tisu, orang orang gak akan bisa ngeliat gue, gatau kenapa.


Juni. 2016.

Saatnya pendaftaraan menuju universitas. Tiba tiba gue dan orang tua gue mendapat panggilan dari sekolah '' this is the end" kata gue dalem hati.
Gatau apa yang membuat gue dipanggil ke sekolah, sama kepala sekolah lagi. Nervous? iya. Berasa ketemu Pevita Pearce gitu. Namun, impian bertemu dg Pevita Pearce Musnah, karena saat sampai di sekolah bukannya ketemu bidadari cantik, malah bertemu bapak bapak berbadan besar yang kumisnya lebat mirip hutan hutan di kalimantan.

"Assalamualaikum pak, boleh masuk?" 
"Waallaikumsalam . Mari silahkan silahkan"

Gue semakin deg degan. Gue udah berfikiran yang enggak enggak, mulai dari gak lulus, di keluarin, sampai... DiSunat lagi.

"gini pak..." Bapak bapak itu ngmng serius sama bokap gue.
tatapan matanya killer banget, Dingin.

"anak bapak mendapat beasiswa menuju Harvard University, biayanya ditanggung dari sekolah"

What?!? Mimpi gue terwujud.
Gue girang bukan kepalang, saking senengnya, gue sampe kayak di meja kepala sekolahnya.

"terimakasih pak terimakasih se makasih makasihnya!" kata gue sambil nyiumin jempol kakinya

Men, mimpi gue terwujud. Cita cita gue sekolah di harvard terlaksana dengan baik.
Tapi tiba tiba, entah kenapa gue nangis, yak nangis kejer pemirsa.

Ya Tuhann...

"Kamu kenapa dek?" kata bapak bapak kumisan itu sok prihatin
"Saya.. sedih pak.. saya yakin saya tidak bisa masuk ke harvard karena... saya begonya gak ketulungan pak"

gue yakin kepala sekolah itu didalam hati pasti bilang 'haha sukurin luh! rasain, makannya jadi pacar saya dulu!'

Rasa sedih, gembira jadi satu, mirip permen Nano-Nano...
gue berfikir.. Lama banget baut mastiin apakah gue masuk Harvard, atau tidak..
Pengambilan keputusan gue yang sangat lama ini membuat kepala sekolah gue keki, dia nungguin gue sampe jamuran, lumutan. Setia sekali bapak ini, ah aku padamu bapaak kumisaan...

u,u Maaf. Kebawa Sifat asli. Akhirnya gue memutuskan untuk mengambil kesempatan tersebut, kalau dipikir (emg gue bisa mikir?) kesempatan itu gak datang dua kali.

seminggu kemudian gue Siap siap, pamitan sama kerabat, orang tua dan temen temen.
Gue pun berangkat ke bandara SoekarnoHatta ditemenin sama duit ransel dan perkakas lainnya. Jadi gue berasa autis deh, pacaran sama ransel dkk.

sepanjang perjalanan juga gue diliatin sama orang orang. 
Gue Stay Cool, Sok keren berharap orang orang ngeliatin gue karena keren.
Namun pikiran gue itu berubah ketika ada seorang cewe ngeliatin gue sambil ketawa ngakak.

Gue coba duduk sebentar, mereka masih tetep ketawa.
'Kenapa ya?' Pikir gue dalam hati. Gue coba tanya sama seseorang turis yang duduk tepat di sebelah gue.

"eksekusi mi ser. is der samting wrong with mi?" Grammar gue emg ancur, kalau diliat doang gak dibaca, perkataan gue itu kayak bahasa german, german pinggirian, tepatnya Cimahi deh kalau gasalah.

"lo gapake celana, lo cuma make boxer. Bego" begitu kurang lebih jika di translate ke bahasa indonesia

"Sialan, gue kambuh"

[Ganyambung? emang,biar keren aja pake part]
[Masih ada Part3 nya loh! tungguin aja!]
[Part2 ke part3 nya nyambung kok!]

Minggu, 21 Agustus 2011

IchBΔle dan teman teman sepermainan.

Cerita ini adalah Cerita saat gue SMA.
Berhubung Pengalaman hidup gue belum terlalubanyak, maka gue akan cerita tentang  Masa Future gue, alias masa depan.
Dimana saat gue, gue adalah anak kuper, yang kalau istirahat selalu main di kelas, dalam kata lain... Ngumpet.
Ya, kebiasaan ngumpet gue di kelas ini di latar belakangi oleh salah satu kakak kelas gue waktu SMA dulu.
Dia Ini terkenal sangar banget, semua adek kelasnya pada takut sama dia. Kecuali satu temen gue, yaitu Paijo. (nb:nama disamarkan untuk kepentingan bersama)

Paijo ini anaknya slengean, maunya ngatur, gamau diatur.
Namun, dia ini solidaritas terhadap teman nya tinggi.
ambil contoh kalau gue lagi diapapain sama kakak kelas, dia selalu dateng buat bantuin gue. 
Ya komodo unyu memang harus dibantu, karena dia adalah manusia mirip hewan  yang langka.

Gue mikir, kalau dia jadi guru dan gajadi kepala sekolah. Bisa bisa dia nentang kepala sekolah mulu, dan bisa bisa di keluarin dari sekolah & dia akhirnya bikin panti jompo.

Karena dulu (dulu ya, inget dulu) gue termasuk orang yang parno-an.
Setiap gue ketemu ama dia, gue selalu dikerjain, dan pada suatu saat, gue lagi ketemu dia di kamar mandi.

"Hello kak" kata gue sok unyu
"ngapain lo disini? Kabur pelajaranya?" kata dia.
"Gak lah Bego" kalau gue bilang gitu, bisa bisa di jejerin kolor mulu sama dia setiap gue balik.

Dalam hati gue berfikir, coba deh kak dipikir. Gamungkin kan gue ke toilet buat kabur pelajaran? (secara gue anak teladan waktu itu) atau gue ke toilet numpang makan. 
Pertanyaan yang sangat tidak logis sekali, kawan.

Secara tidak langsung, gue ini mental nya tertekan banget sama situasi tersebut, namun biasanya gue bawa enjoy aja. Kayak ngemutin Sendal, nyuciin tivi, atau bantuin mantri sunat buat nyunatin orang.

Hari hari gue lewati dg ngumpet, ngumpet dan ngumpet, kalau dia lagi pergi baru gue 'Hong' in ke dinding tempat dia jaga. Ini lagi ngapain atau main petak umpet.

Pada saat kenaikan kelas baru, gue juga dapet temen baru. Temen baru gue ini bernama Amat, Dia orang nya asik, walau gendut namun dia selalu ngajarin gue banyak hal, dari mulai tata cara kentut yang benar, Kayang yang sempurna, sampai cara nyunatin yang bener. FYI dia mantri sunat handal, gue disunatin sama dia, walaupun hasilnya abstrak mirip orang orangan sawah, tapi gue cukup bangga punya temen kayak dia.

Nah temen gue yang kedua ini namanya apoy. orangnya asik, tapi dia agak autis. Autis yang gue tulis bukan autis yang suka nguber nguber soang kalau adzan maghrib tiba, dia autis karena pembawaan karakternya yang suka gak manusiawi, kadang jadi lekong, kadang juga jadi hewan ternak.

Setiap hari gue selalu main sama mereka, mulai dari sholat, main, tapi enggak dg mandi bareng. Jiwa Gue masih LAKI total, mungkin semboyan gue akan seperti ini "LAKI? Gak Mandi Barengan!" . Tapi kalau yang mandi bareng gue cewe, mungkin akan beda jadinya. (ket: yang dimaksud cewe adalah... Hewan yang berkelamin cewe).

Saat jam pelajaran selesai, gue sama amat langsung keluar kelas nyari peliharaankita, si Apoy.
setelah ketemu, giliran si amat yang ngilang, gue biarin ajalah paling lagi asik ngaso di jamban.

"Bang, temenin gua ke toilet yuk, mau kencing nih" kata apoy sambil megangin celana.
belum sempet ngebales kata katanya, gue langsung ditarik ke kamar mandi.
 Berasa jadi Santapan maho banget gue.

Setelah di kamar mandi, apoy ke dalem, gue diluar, gamungkin kan barengan kita di dalem. Tanpa disangka sangka gue ketemu sama kakak kelas itu,   refleks gue langsung kencing di celana saking takutnya.

"Hei Kak, Lagi apa kesini?" kata gue sok akrab
"Diem bukan urusan lo, lu siapa gua? nanya nanya. pacar?"
Hening

Iya kak, gue pacar lo.. gue suka sama loo! plis terima gue!! berasa kayak Sm*shblast gue.

Menunggu si Apoy keluar, kayak nunggu jahitan habis disunat kering, lamabanget.
mungkin Dia udah lama gak kencing, trus air kencingnya mengeras jadi semen, gak kebayang sakitnya.

Setelah apoy keluar, bel masuk kelas pun bunyi.
Keki, sontak gue bilang" ah elo si poy! lu kencing apa melahirkan sih?"
"sorry tadi gua sekalian boker, gak tahan banget"
sialan, gue nungguin orang boker

Hari Ulangan pun tiba, gue sama amat kerja sama demi dapet nilai bagus, namun, apadaya sekelas cuma ada 10 orang,  kesempatan buat kerjasama sangatlah sedikit

Akhirnya selesai juga ulangan itu, waktu 90 menit berasa living Hell banget bagi gue

Gue pun melangkah ke luar kelas dg penuh gaya, dibarengi dg lagu We are the champions sambil ada balon balon berterbangan. "gue berasa kayak pemenang banget." ungkap gue dalam hati.

Sampai akhirnya hari pengumuman hasil ujian tersebut tiba. sayangnya buat tau nilai gue, gue mesti otp ke gurunya. Gue, Paijo, Amat, dan apoy pun setuju buat nongkrong nongkrong sambil nanti otp ke guru gue buat tau hasilnya.

"Poy, minjem hape lu dong" kata gue
tanpa basa basi apoy langsung ngasih hapenya ke gue.
Hebat, gue serasa bisa hipnotis orang.
Kalau gue mau, gue bisa lakuin itu ke guru gue.

"Bu, suami ibu, buat saya dong"
tanpa basa basi, guru gue langsung ngasih suaminya ke gue.
Hahh, serasa juragan gue.

"Assalamualaikum bu" kata gue alim
"waalaikumsalam, siapa ini?" katanya.
suaranya enak, renyah renyah legit. Mirip ucapan "Hellowhh, syapa neeh" gaya anak muda banget, nikita wily kawe super. emang sih ucapannya agak berbau alay.
Jangan sampai guru gue alay dan bikin bidang studi pelajaran alay.

"Bu saya Brad Pitt  mau nanya hasil ujian nya."

"oh iya, sebentar ya, oh ini nilai kamu ....."
hening

Tiba tiba... Prakk Hape Apoy jatoh dari genggaman gue karena saking kagetnya dg nilai gue.
apoy yang tadinya ndiem diem aja sontak emosi hapenya kebanting sama gue " woy pantat kudanil!. hati hati dong! hape gua baru tuh"

Hening..
Bersambung

Apakah anda bisa bermain gitar?